PENINGGALAN SEJARAH

Kerajaan Ternate dan Tidore adalah dua kekuatan maritim dan pusat perdagangan rempah (cengkeh dan pala) yang sangat berpengaruh di wilayah Maluku Utara. Berikut adalah peninggalan sejarah yang paling menonjol dari kedua kerajaan tersebut: 1. Peninggalan Kerajaan Ternate Istana Sultan Ternate (Kedaton): Dibangun pada 1813 oleh Sultan Muhammad Ali. Bangunan berbentuk segi delapan ini berada di atas bukit Limau Santosa dan menghadap ke laut. Di dalamnya tersimpan koleksi mahkota, peralatan perang, dan naskah kuno. Mahkota Sultan Ternate: Benda ini sangat unik karena memiliki rambut manusia yang konon terus tumbuh. Setiap Iduladha, diadakan upacara pemotongan rambut pada mahkota tersebut. Masjid Sultan Ternate: Terletak dekat dengan kedaton, masjid ini memiliki aturan adat yang ketat, seperti larangan memakai sarung (harus celana panjang) dan larangan bagi perempuan untuk beribadah di dalamnya (menurut tradisi lokal). Benteng-Benteng: Benteng Tolukko: Benteng peninggalan Portugis yang kemudian dikuasai oleh kesultanan. Benteng Kalamata: Berada di pinggir pantai dengan pemandangan langsung ke Pulau Tidore. Benteng Oranje: Pusat pertahanan Belanda (VOC) yang dulunya merupakan wilayah penting di Ternate. Makam Sultan Baabullah: Makam penguasa Ternate yang paling agung, yang berhasil mengusir Portugis dari Maluku. 2. Peninggalan Kerajaan Tidore Kedaton Kie (Istana Sultan Tidore): Terletak di Soasio. Bangunan aslinya sempat hancur pada awal abad ke-20, namun dipugar kembali pada tahun 1997 oleh Sultan Djafar Syah sehingga berdiri megah kembali. Benteng Tahula: Dibangun oleh bangsa Spanyol pada 1610 di atas bukit karang. Benteng ini digunakan untuk memantau perairan Tidore dari ancaman musuh. Benteng Torre: Terletak tidak jauh dari Benteng Tahula, merupakan peninggalan Portugis yang menjadi saksi bisu persaingan bangsa Eropa di tanah Tidore. Singgasana Sultan Tidore: Terletak di dalam kedaton, melambangkan kekuasaan sultan yang pernah mencapai wilayah Papua. 3. Ciri Khas Budaya & Alam Jere:Sebutan lokal untuk situs atau makam keramat yang tersebar di Ternate dan Tidore, seringkali berupa batu megalitik (menhir) yang dianggap suci oleh masyarakat setempat. Al-Qur'an Tulisan Tangan: Salah satu mushaf tertua di Indonesia yang disimpan sebagai warisan intelektual kesultanan. Peninggalan-peninggalan ini bukan hanya sekadar bangunan, tapi juga simbol kejayaan "Kepulauan Rempah" yang pernah menjadi pusat perhatian dunia pada abad ke-16 hingga ke-17.